Cara Membuat Visa Korea: Saya Sakit Kepala

6:10 PM

Awal November 2016 ini, aku, adik dan ibuku akan traveling ke Korea.
Nyemmm.
Yippie.

Sebenarnya plan trip ke Korea ini di luar plan trip tahunanku, apalagi resolusi (Mei kan baru balik dari Osaka =.=). Aku bukan fans K-Pop (yeah, I'm a J-Pop freak), bukan juga fans makanan Korea. Jadi nggak ngerti kenapa aku harus ke Korea. Seriously, personal preference, aku lebih prefer ke Jepang berkali-kali sampai punggung bongkok daripada harus ke Korea.

Pada suatu random lunch di bulan Juli 2016, adikku yang cowok merengek agar mau nemenin dia trip ke luar negeri. Maklum, first jobber. Gaji belum kepake apa-apa kecuali bayar kosan dan makan di warteg, trus cutinya baru dipakai 2 hari. Ya sudah, berhubung kita lagi di Aeon Mall dan dicuci otak sama video-video destinasi di Jepang, akhirnya kita putuskan untuk winter-an di Tokyo.

Tapi malamnya aku berubah pikiran. Semuanya gara-gara nonton Running Man dan mereka lagi makan bibimbap.

Iya. Aku seimpulsif itu. Yang Aquarius pasti ngerti.

Aku chat adikku dan bilang gimana kalau kita ke Seoul aja tapi autumn-an? Honestly, (selain gara-gara bibimbap) aku lebih takut berubah jadi Olaf pas winter, dibanding pengen liat autumn foliage. Dan adikku bilang oke. Takut dikutuk jadi batu Kita juga ngajak ortu kita, tapi yang bisa pergi cuma emak. Sedangkan babeh nggak dapet cuti katanya. Kesian.

Beli tiket udah. Nyusun itinerary udah. Nah, sampailah di tahap akan membuat visa yang bikin aku sakit kepala. Beneran deh. Ngurus visa nggak pernah sepusing ini sebelumnya.

Sebenarnya, persyaratan yang diminta nggak aneh-aneh banget:

  • Formulir aplikasi visa. Download di sini dan isi.
  • Foto (aku sih setor ukuran 4x6 latar putih)
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi KK
  • Paspor asli
  • Fotokopi paspor (halaman identitas dan yang ada visa & cap-cap imigrasinya)
  • Surat keterangan/sponsor untuk pembuatan visa dari kantor (aku lengkapi juga dengan copy ID kantor)
  • Print out tiket pesawat
  • Print out bookingan hotel
  • Bukti keungan: copy rekening 3 bulan terakhir & surat referensi bank + SPT tahunan
Nah, poin terakhirlah yang bikin aku sakit kepala. 
Sebelumnya, poin itu kita bisa pilih beberapa opsi dari bukti keuangan, misalnya kartu keanggotaan golf, kartu keanggotaan hotel bintang 5, copy rekening, slip gaji, SPT, dll. Sekarang udah ditentuin dan begitulah adanya.

Buat yang tanya untuk hotel aku bikin dummy booking atau booking beneran, aku booking beneran (serius!) satu kamar apartemen di Airbnb. Kenapa? Karena kamar Airbnb yang aku booking cepet banget penuhnya. Bayangin aja. Semalem cuma sekitar Rp 1 juta, tapi dapet kamar bagus yang muat buat 4 orang! 4 ORANG! Ada heater, mini kitchen, mesin cuci, private bathroom, TV, dan dikasi poket wifi buat dibawa-bawa pula! Hostnya supeeer baik dan ramah.

Dan yang paling penting adalah LOKASI.
Yang udah baca postinganku sebelum-sebelumnya pasti tau kalau lokasi adalah pertimbangan pertama dalam memilih akomodasi buat aku. Dan kamar apartemen ini tempatnya persis di atas Anguk Station! Yang udah pernah ke Seoul pasti tau seberapa vitalnya Anguk Station buat traveler. Insadong ada di belakang. Changdeokgung Palace, Gyeongbokgung Palace, Bukchon Hanok village dan Samcheongdong cuma selemparan kolor (eh, maaf). Airport bus 6011 juga berhenti persis, sekali lagi: PERSIS, di depan si apartemen. Lucky me, apartemen doi pas banget cuma kosong di tanggal visitku, jadi tanpa basa-basi lagi, langsung aja aku booking.

Yang mau tau lebih detail soal apartemenku di Seoul, bisa klik di sini
Nanti aku akan bikin satu post lagi untuk review apartemennya deh.
OH! Kalau kalian baru mau bikin account Airbnb, kalian bisa dapet diskon sekitar Rp 295.000 atau sekitar USD 22 kalau pakai kode promoku. Simply click here or visit https://www.airbnb.com/c/pmayasari1?s=8. Asik kan?


Visaku
Aman. Semua persyaratan ada. Bahkan aku nggak ngelampirin SIUP dan surat referensi bank.

Visa Emak
Aman juga. Walaupun si emak nggak ngelampirin rekeningnya sendiri, tapi dengan surat pernyataan dariku & adikku yang akan menanggung biaya tripnya plus rekening koranku & adikku, visanya keluar kok.

Visa si Bontot
Errggh. I hate this part.
Ini cuma perkara SPT. Serius. Gara-gara nggak ada selembar bukti potong pajak itu, urusannya jadi ribet. Jadi please note, SPT PPH-21 itu PENTING buat dilampirin. 
Kondisinya adalah adikku itu lulus S1 pertengahan tahun 2015. Baru mulai bekerja Januari 2016. Kesimpulannya apa? MANA PUNYA SPT TAON 2015! Padahal ya, slip gaji, surat keterangan dari perusahaan, rekening koran udah semua dilampirin. Trip juga jelas bareng aku dan emak. Tapi pihak embassy tetep minta SPT. Nah, bingung kan? Apalagi aku yang ngurusin. Akhirnya aku buatin surat menerangkan keadaannya:
  • kalau dia baru bekerja Januari 2016
  • kalau perusahaannya sekarang adalah perusahaannya yang pertama
  • kalau sebelumnya dia fresh graduate
Suratnya ditandatanganin di atas materai dan aku lampirin copy NPWP-nya.
Sudah selesai?
Belum, sodara-sodara! Pihak embassy minta copy ijazah. Err...oke. Besok aku akan kasi copy ijazahnya dan aku update lagi perkembangannya. Semoga lolos visanya si bontot ini. Astungkara.

update: 
Tiga hari setelah ngasi copy ijazah S1nya si bontot, visanya akhirnya keluar juga. Asik! Jadi, bagi yang belum punya SPT pajak karena first jobber (baru lulus S1), bisa pakai surat pernyataan, copy NPWP, dan copy ijazah S1. Kalau perlu contoh surat pernyataannya, drop a comment ya. I will be happy to share to you.

Sebenernya yang bikin nambah pusing adalah emak di Bali, aku di Tangerang, adikku di Depok. Kalau begini nih drama banget jadinya :(

Anyway, aku pakai jasa agen untuk mengurus visa-visa kami. Bukan agen besar macem Dwidaya, Bayu Buana, dll. Tapi sebenernya pegawai anak perusahaan sebelah yang sering ngurusin visa-visa orang kantorku & kantor doi. Bapaknya baik banget. Aku sampai kasihan bapaknya harus bolak-balik gara-gara SPT ini. Di satu sisi aku bersyukur pakai jasa si bapak (sebelumnya selalu urus sendiri) karena aku pasti nggak sanggup bolak-balik begitu. 

Akhirnya visaku & visa emak diambil dulu sama si bapak itu. Begini kira-kira penampakannya:
Visa si bontot manaaa?

Buat yang ingin mengurus sendiri, ini dia jam operasionalnya:




  • Pengajuan Aplikasi Visa : 09.00~12.00 WIB
  • Pengambilan Visa          : 13.30~16.30 WIB
  • Untuk mengurus visa Korea Selatan kita bisa datang ke Consular Section Kedutaan Korea Selatan, yang letaknya di sebelah persis dari Kedutaan Korea Selatan di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 57 Jakarta Selatan 12950. Katanya kalau naik busway, turun di halte Tegal Parang.

    Oh my head. Doakan visa si bontot ya

    You Might Also Like

    6 comments

    1. hello! mau dong contoh surat gaada SPT karena saya juga baru kerja pertama tahun ini :) kalo boleh tau yang berkewenangan membuatkan surat itu siapa ya? contohnya bisa tolong di email ke jane.hadibowo@gmail.com? makasih yaaa :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. Halo, Jane!
        Thank you udah mampir :D
        Sent ya. Suratnya atas nama kamu sendiri, tanda tangan sendiri di atas materai dan dilampiri sama copy NPWP & ijazahnya. Good luck ya! Soalnya itu juga aku baru pertama menghadapi case begitu.

        Delete
      2. Hello Maya!
        Thank you banget loh replynya! tapi sorry nih kok ga masuk ya email dari kamu? boleh ga tolong kirim ulang/ cc ke hadibowo.jr@gmail.com ? thank you banget loh sorry repot!! iya bingung yah kalo fresh graduate diminta SPT nya...

        Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      ReplyDelete
    3. Hi, boleh tau nama penginapan Airbnb & host nya? Aku mau nyoba booking disana juga.

      Anw, gapapa ya kita lampirin bukti bookingan Airbnb untuk apply visa? Soalnya denger2 katanya Airbnb itu masih ilegal ya di korea?

      Thanks

      ReplyDelete
      Replies
      1. halo. nama hostnya Jeremy. Tapi tadi aku cek udah nggak bisa diklik lagi, mungkin tempatnya udah nggak disewain lagi huhu. Tapi banyak kok affordable airbnb di korea dengan tempat yang oke dan fasilitas yang lengkap. Aku dan teman-temanku nggak ada masalah sama airbnb di korea. Kita pake itu pas apply visa. Good luck!

        Delete

    Powered by Blogger.